Jangan Menutup Diri Kita Dari Ilmu Pengetahuan Hanya Karena Agama

Photo by Peter Hershey on Unsplash
Photo by Peter Hershey on Unsplash

Didalam kehidupan gua yang begitu sangat rumit ini, sering kali gua memperhatikan sekelompok atau beberapa orang lebih mengedepankan ilmu agama-nya dibanding dengan ilmu pengetahuan. Ketika lu lebih mengedepankan ilmu agama lu yang begitu penuh dengan misteri dan tafsiran yang salah dari setiap generasi ke generasi daripada lu menerima setiap kenyataan dan realita dari ilmu pengetahuan yang begitu sangat mendukung peradaban umat manusia.

Dan gua juga sering mengamati beberapa orang sangat-sangat fanatik dengan ajaran agama-nya sehingga ia rela mendukung sesuatu pemahaman yang sering kali merugikan banyak orang dan juga merusak sesuatu hal yang sudah dibuat oleh ilmu pengetahuan. Kalau kalian tahu, agama itu diciptakan oleh para manusia sejak zaman berhala Dimana sesosok manusia purba saja sudah mempercayai yang namanya animisme dan dinamisme, namun tetap saja kita ngak akan pernah tahu apa yang terjadi dengan zaman lampau. Itulah kita sebaiknya tidak menolak ilmu pengetahuan dengan ilmu agama sambil menutup mata kita.

Lanjut penjelasan, sekelompok orang sering kali mendukung sesuatu hal yang salah hanya karena berdasarkan pencucian otak agama mereka. Dan kalau kalian tahu, sekelompok orang tersebut begitu enggan untuk mendapatkan ataupun MEMPELAJARI setiap dari ilmu pengetahuan yang tersebar hampir diseluruh dunia, dengan alasan bahwa hal tersebut merupakan dampak negatif dan juga tidak sesuai dengan ajaran agama mereka.

Okay, jikalau kalian tidak ingin atau tidak mau menerima setiap hal ilmu pengetahuan dan zaman yang modern, itu hak kalian, TETAPI JANGAN PERNAH MENGGANGGU HAK ORANG LAIN UNTUK MENERIMA SETIAP ILMU PENGETAHUAN DAN JUGA BUDAYA IPTEK. Jangan pernah merugikan orang lain hanya karena kalian merasa bahwa pemahaman kalian lebih baik daripada orang lain.

Beberapa kepercayaan sering kali membuat kita menutup mata kita untuk tidak mencari tahu dan juga menimbulkan rasa pengekangan yang berlebih. Kita dari generasi ke generasi diajarkan untuk memeluk sebuah agama dengan cerita sejarah yang kita pun dihantui dengan rasa ketakutan dan dogma yang begitu dalam. Kalau kita mau jujur, kita hanya dihantui oleh ketakutan akan konsekuensi dan bukan berdasarkan hati nurani yang sukarela. Dan lucunya, kita sama sekali tidak mencari tahu dibalik tafsiran-tafsiran turun-temurun tersebut. (adapun yang mencari, biasanya ia hanya mencari statement yang bersifat pro, bukan realita yang kritis).

Banyak orang pun enggan untuk menerima realita ilmu pengetahuan hanya karena ia menganggap bahwa ilmu agama yang mereka terapkan itu benar. Sampai-sampai anak dan juga seluruh orang terdekat mereka sering kali mendapatkan budaya keagamaan yang sangat-sangat merugikan mereka. Sedangkan, didalam ilmu pengetahuan, hal tersebut tidak layak dilakukan ataupun dapat menyebabkan suatu permasalahan.

Dan mereka sering kali menghambat suatu sistem ataupun proses hanya karena mereka tidak ingin menerima suatu ilmu pengetahuan ataupun inovasi yang telah diciptakan untuk mendukung kehidupan mereka. (khususnya dalam bidang IPTEK). Itulah kenapa ilmu agama dengan mata yang buta sama sekali membuat kerugian terhadap lingkungannya.

Saran gua, jangan pernah selalu mengedepankan ilmu agama lu terhadap suatu sistem ataupun proses, apalagi suatu lembaga. Kenapa ? karena itu sangat membuat penghambat dan juga menciptakan cara pandang yang primitif. Kita mengikuti suatu ilmu agama tanpa ada klarifikasi apakah ini benar atau tidak. Kita hanya percaya dan percaya tanpa ada kepastian. Oleh karena itu, didalam kehidupan nyata kita, sebaiknya kita buka pikiran kita terhadap ilmu pengetahuan yang nyata untuk hal-hal yang positif dan juga membangun, daripada mengikuti hal-hal ilmu agama yang sering kali salah tafsir dan juga … kalau kita tahu, hampir semua masalah didunia ini berlatar belakang tentang agama. Kita boleh beragama, namun jangan membuat ilmu agama kalian menjadi suatu patokan untuk suatu integrasi ataupun perkembangan, kalian akan salah besar.

Jika kalian ingin bertanya, berpendapat, ataupun berkomentar, tulis saja dibawah dengan kata-kata positif dan juga sopan. Gua harap kita punya pikiran yang lebih terbuka dan ngak cuma mempercayai tafsiran yang setiap orang bisa lakukan dan sebarkan. Karena hal tersebut sering kali digunakan oleh orang-orang bertameng agama. Dan kita harus mengedepankan ilmu pengetahuan agar kita tidak dipermainkan oleh mereka.

Advertisements

2 thoughts on “Jangan Menutup Diri Kita Dari Ilmu Pengetahuan Hanya Karena Agama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s