Dua Bekal Masa Depan dan Dua Lingkungan yang Berbeda

Photo by Ratiu Bia on Unsplash
Photo by Ratiu Bia on Unsplash

Sering kali gua melihat begitu banyak anak kecil sampai muda yang mendapatkan sebuah lingkungan yang nyaman dan juga sangat mendukung disetiap apa yang anak tersebut lakukan. Ngak hanya itu, setiap hasil dari tindakan dan kemauan anak tersebut, selalu mendapatkan apresiasi dan juga pujian yang begitu memiliki dampak yang positif untuk anak tersebut, meskipun sebenarnya hasilnya tersebut jelek. Memang sih, lingkungan yang anak tersebut dapatkan juga ada yang namanya kritik dan saran, namun lingkungan tersebut mempunyai hal yang baik dan juga tidak kasar. Sehingga, kritik dan saran tersebut sama sekali tidak membuat anak tersebut marah ataupun tersinggung, apalagi sampai menjadi pesimis. Pastinya anak tersebut pun kelak akan menjadi sesosok anak yang hebat bersama dengan kelancaran-kelancaran perjalanan karirnya.

Lalu bagaimana dengan anak yang mempunyai lingungan yang keras dan juga berkekurangan ? pastinya anak tersebut susah untuk bertumbuh, dan malah ia mungkin tidak akan pernah melihat cita-citanya. Apalagi ia mendapatkan begitu banyak tanggapan yang keras dan blak-blakan dari lingkungannya. Disana tidak ada pujian dan apresiasi, yang ada hanyalah kritik kelemahan dan komentar yang blak-blakan. Tetapi jangan salah, begitu banyak anak-anak yang juga menjadi hebat berasal dari lingkungan yang keras tersebut, dan sebaliknya, banyak anak-anak yang sering juga gagal meskipun mendapatkan lingkungan yang mendukung.

Jadi begini, seorang anak akan cepat sukses, jika ia sering kali mendapatkan apresiasi dan pujian yang membuat ia tetap optimis dan juga percaya diri. Lalu, ia juga mendapatkan komentar dan kritik yang membangun. Soal lingkungan yang ia dapatkan, biasanya ia mendapatkan lingkungan yang baik dan juga tidak keras. Namun, sering kali, anak yang berada di linkungan tersebut, tidak mempunyai kesiapan emosi yang baik. Ia tidak pernah dikritik, ia tidak pernah mendapatkan kesusahan, dan ia tidak pernah mendapatkan yang namanya kesakitan jasmani dan rohani, lalu ia tidak pernah mendapatkan yang namanya tekanan. Dan hal-hal tersebut yang ia belum pernah dapatkan, biasanya akan menciptakan sesosok karakter yang cukup lemah dan manja.

Okay, lalu sekarang kita lihat sesosok anak yang mempunyai lingkungan yang tidak mendukung. Ketika anak tersebut melakukan atau menciptakan sesuatu, sering kali  ia hanya mendapatkan kritik dan juga komentar yang ngak layak untuk diberikan. Ia mendapatkan ejekan, tekanan dari lingkungannya, dan juga materi yang juga terbatas. Hampir setiap hari ia mendapatkan komentar dan juga kritik yang membuat ia malu, sehingga ia menjadi seosok anak yang pesimis, pemalu, dan menjadi sesosok hater. Namun, jika anak tersebut mampu untuk keluar dari tekanan tersebut, ia akan menjadi sesosok anak yang hebat dan juga sangat-sangat menghargai tentang kehidupan.

Memang sih, anak yang mempunyai lingkungan yang mendukung, tetap akan mempunyai kesempatan dan kelancaran yang lebih dibanding anak yang mendapatkan lingkungan yang buruk, namun anak tersebut akan lebih mudah untuk goyah dan runtuh, karena dari awal dasarnya, ia tidak pernah mendapatkan suatu tantangan yang membuat dasarnya tersebut menjadi lebih kuat.  Sehingga, yang tadi gua bilang, anak tersebut menjadi manja dan juga lemah.

Seperti ketika kita ingin menciptakan suatu perisai, pastinya kita akan melakukan uji coba ketahanan terhadap bahan baku dulu. Jika kita mencoba ketahanan bahan baku tersebut hanya dengan satu ancaman, maka suatu saat, ketika perisai tersebut menahan berbagai ancaman yang berbeda-beda, ternyata perisai tersebut tidak kuat dan akhirnya hancur. Karena perisai tersebut tidak pernah di ujicobakan dengan ancaman-ancaman yang lain, sehingga dasar dari perisai tersebut pun mudah hancur dan goyah. Bahkan, sang pembuatnya pun hanya membuat perisai tersebut dengan tempilan yang menarik namun lemah terhadap ancaman.

Lalu, coba kita lihat anak yang mempunyai lingkungan yang cukup keras, memang sih mereka akan susah untuk maju dan yang ada mereka hanya mendapatkan konflik dan masalah yang terus menerus merugikannya. Namun, ketika mereka sadar dan mau bangkit dari tekanan, mereka akan menjadi sesosok anak yang kuat dan juga tidak mudah goyah. Dasar mereka sudah kuat untuk menerima tekanan-tekanan yang berusaha untuk merugikan mereka. Dan pastinya mereka akan selalu mendapatkan suatu inovasi dan juga ide baru yang berasal dari suatu tekanan. Karena kalau kalian tahu, dari lingkungan yang terbatas, sering kali inovasi itu muncul dan membuat perubahan terhadap peradaban.

Jika suatu saat kedua anak tersebut jatuh susah, siapakah yang dapat bangkit dari kesusahan tersebut ?

Tentu saja anak yang dahulu mempunyai lingkungan yang keras. Mereka pernah mengerti dan paham benar tentang kesusahan-kesusahan yang ada dibawah. Dan mereka pastinya lebih kuat karena proses perjuangan mereka bersifat bertahap, bukan langsung meloncat keatas ataupun terlahir langsung berada diatas, melainkan mereka membangun dari bawah, sehingga tubuh kesuksesan mereka akan lebih kuat dan tidak mudah goyah. Dan mereka pun juga telah mendapatkan banyak pengalaman.

Lalu, berarti tidak baik dong anak dengan lingkungan yang mendukungnya ? mereka menjadi manja dan juga lemah.

Oleh karena itu, buatlah didikan yang lebih dan pastinya seimbang. Setiap manusia butuh usaha dan juga rintangan, agar mereka menjadi lebih kuat dan pastinya tidak mudah untuk goyah. Berikan persiapan sebelum berperang, bukan malah memanjakan mereka. Perhatian, pujian, dan dukungan tetap sangat perlu untuk memotivasi tetapi tetaplah disiplin didalam emosi dan juga aturan.

Pastinya setiap anak itu mempunyai cara pikiran yang berbeda-beda, jadi tetap saja, jalan cerita yang mereka punya, sebagian besar berasal dari cara mereka hidup dan berpikir. Kita tidak bisa sepenuhnya juga menyalahkan faktor eksternal.

Jika ada yang ingin berkomentar, bertanya, dan beropini, tulis saja dibawah dengan kata-kata yang baik dan juga sopan. Mungkin kalian mempunyai sesuatu hal yang baik dan juga pengalaman yang bisa dibagikan untuk pembelajaran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s