Diperawanin Pacar, Sebenarnya Dia Peduli Ngak Sih ?

Photo by Jeremy Wong on Unsplash
Photo by Jeremy Wong on Unsplash

Didalam dunia ini, hidup kita pasti akan selalu berinteraksi dengan orang lain, mau itu wanita ataupun pria. Nah, didalam suatu interaksi, sering kali hal tersebut akan menciptakan yang namanya hubungan, dimana kondisi ini yaitu setiap dari individu/kelompok sudah mulai mau mengenal ataupun ingin berinteraksi dengan kita secara sering. Didalam kondisi hubungan tersebut, akan melahirkan hubungan yang lebih dan juga baru,yang sering kita sebut dengan pertemanan. Dari pertemanan ini, mulai akan membentuk sedikit demi sedikit kenyamanan ataupun kecocokan emosional yang kita sebut dengan teman baik. Dari teman baik, akan melahirkan kepercayaan dan juga kesetiaan yang kita sebut dengan persahabatan.

“Lalu hubungan penejelasan ini dengan judul apa yah ? tolong dong buat intro yang jelas dikit.”

Dih kok ngegas sih ? okay, okay. Dari bagian hubungan teman dekat, kita akan mencabut cabang tersebut dan mengkoneksikan ke sebuah hubungan baru yang kita sebut dengan PACARAN.

Didalam hidup gua ini. sering kali gua mengamati begitu banyak orang-orang membuat status pacaran. Dimulai dari tingkat anak kecil yaitu SD dan sampai yang udah tua sekalipun, mereka membuat hubungan berpacaran ini begitu sangat membara (sah-sah saja sih selama itu sewajar-wajarnya). Dan sampai-sampai, banyak orang-orang yang menyalahgunakan status pacaran ini sehingga mereka dengan mudahnya untuk menggunakan keuntungan dari orang lain, dan malahan, begitu banyak juga orang-orang yang menjadi korban akibat dari status pacaran ini. Nah, untuk korban-korbannya sendiri pun tidak memandang gender, pria dan wanita bisa menjadi korban dari penyalahgunaan dari status pacaran ini. Tetapi kali ini, gua akan mengupas lebih dalam untuk gender wanita, khususnya di aspek kehormatannya.

Dari kehormatan wanita yang kita semua tahu pun salah satunya yaitu keperawanan. Nah, begitu banyak wanita yang menjadi korban kehilangan keperawanannya didalam status pacaran ini.

“Lah ? Kok bisa ? Kan mereka ada pacar ? harusnya prianya menjaga kehormatan pasangannya dari tangan orang jahat dong ?”

Ironisnya, hampir semua pihak yang berusaha mengambil keperawanan wanita ialah pacar mereka sendiri. Dimana pacar mereka tidak memikirkan apakah baik atau tidak untuk kedepannya bagi si wanita ini. (perawan diluar nikah pastinya ngak baik untuk kedepannya). Bisa dibilang juga pacarnya pun sebenarnya ngak peduli.

“Wah, berarti semua pria sama aja dong ?”

Wah, ngak gitu. Banyak pria yang baik berpacaran dengan wanitanya. Tetapi banyak juga pria yang berusaha mengambil keperawanan pacarnya sendiri. Jadi pintar-pintarlah buat para wanita untuk mencari seorang kekasih, lebih baik yang baik-baik aja dan simple. (ea)

Jadi begini, gua akan memperkecil ruang lingkupnya. Mungkin di negara barat, keperawanan bukan merupakan hal yang sakral. Hampir semua orang didaerah barat, khususnya untuk perempuan, memang keperawanan sudah tidak terlalu penting. Nah tetapi, karena gua tinggal di negara asia, gua akan menggunakan cara pandang orang asia, yang mana kita masih menjunjung tinggi kehormatan dan budaya.

Sekarang ini, begitu banyak wanita yang diperawanin sama pacarnya. Siapa sih yang salah ? wanitanya kah ? atau prianya kah ?

Untuk opini gua, seluruh kesalahan semuanya ada dipihak PRIA.

Alasannya apa ? okay lihat sini.

Seorang pria, seharusnya menjadi contoh untuk wanitanya agar menjadi seorang pribadi yang lebih benar dan baik dari sebelumnnya. Bukan malah mengajak wanitanya untuk rusak bareng atau merebut kehormatan pacarnya tanpa berpikir kedepan. Begitu banyak pria yang mempunyai pacarnya sudah diperawanin olehnya, tetapi didepan orang-orang mereka ngomong :

“pria itu harus bertanggung jawab”,

“pria itu harus dewasa”,

“pria ini harus ini itulah”

“gua sayang dan cinta sama pacar gua lah”

“gua rela berkorban buat dia, dan begitu sangat peduli lah”

Didalam pemikiran gua, hanya satu kata buat pria seperti itu, IDIOT ! bagaimana mungkin kalian berani ngomong seperti itu, padahal kalian sendiri jelas-jelas udah sering banget ngeperawanin anak orang dan merenggut kehormatan pacar kalian sendiri. Bagaimana bisa kalian ngomong seperti itu ? kalian begitu sangat memalukan. Bagaimana bisa kalian bisa ngomong bahwa kalian peduli ? padahal kehormatan pacar kalian aja sama sekali kalian ngak peduliin. Wanita kalian mah cuma bisa diem, karena berharap yang dikatakan kalian itu memang bener, padahal wanita pun sebenarnya juga sudah tahu bahwa kehormatannya yang direnggut oleh kalian sebelum married itu sudah SALAH BESAR.

Setelah kalian ngeperawanin anak orang, kalian bisa dengan mudahnya putus dan cari perawan yang baru. Padahal kalian ngak tau perasaan wanita ketika dia berusaha untuk memberikan kehormatannya yang hanya bisa ia dapatkan satu kali seumur hidup. Sedangkan kalian para pria ngak mikir kedepannya kalian bisa terus bareng sama dia atau ngak. GILA.

Wanita kalau udah ngak perawan diluar nikah, biasanya masa depan untuk berkeluarga ataupun berhubungan serius pun sudah kacau dan sulit banget untuk didapatkan. Padahal kalau kalian tau, wanita itu demen yang namanya married dan bekeluarga. Jadi tolonglah buat para pria, berpikirlah sebelum melakukan sesuatu, khususnya pria brengsek yang suka ngeclubbing ataupun dunia malam. Gua ngak ngejudge bahwa kebiasaan itu pasti melakukan hal ini, tetapi hampir semua kebiasaan itu pasti punya hubungan dengan hal ini. Jadi jangan coba-coba ataupun main-main ngedeketin hal-hal negatif.

Jika pacar kalian yang udah perawanin kalian mengatakan mereka peduli lah, sayang lah, cinta lah, menurut gua itu hanya cara biar kalian ngak ngerasa menyesal untuk memberikan keperawanan kepada mereka. Jujur aja deh, kalau kalian udah diperawanin sama pacar kalian, kalian susah banget kan buat ngelepasnya, kalian pasti berpikir, siapa yang akan mau lagi sama kalian yang udah ngak perawan jika suatu saat pacar pria kalian mutusin kalian. Makanya kalian memaksakan untuk tidak melepaskan meskipun sebenarnya kalian sering kali menyesal didalam hati.

Nah itulah, untuk wanita, carilah pria yang ngak cuma keren, ngak cuma punya kendaraan, yang ngak cuma kaya. Tetapi mereka yang bertanggung jawab, mereka dewasa dalam berpikir (bukan gayanya dewasa yah), mereka yang bijak dalam membuat keputusan, mereka yang tidak mengikuti emosi sesaat dan juga mereka yang ngak macem-macem seperti clubbing, nongkrong2 di jalan-jalan sampai tengah malem, minum-minum/ngerokok ataupun yang lebih parahnya mereka itu ngak jelas tujuannya apa.

Gua bukan menebarkan kebencian, tetapi gua berusaha membuka pikiran kalian agar kalian ngak mudah memberikan kehormatan yang hanya bisa didapat satu kali selama kalian hidup. Kalian wanita bisa lebih berpikir secara matang untuk kriteria-kriteria pria yang kalian inginkan. Ngak perlu muluk-muluk, yang penting bertanggung jawab dan tulus.

Dan untuk pria, suatu saat kalian akan akan mempunyai anak, jikalau kalian mempunyai anak perempuan yang sudah ngak perawan diluar nikah, gimana perasaan kalian ? ataupun saudara perempuan kalian yang diperawanin sama pria lain ? ataupun kebayang ngak sih suatu kehormatan seseorang yang hanya bisa didapat satu kali seumur hidup, malah kalian renggut ? didalam hati kecil nurani kalian, pasti sadar bahwa yang kalian lakukan itu ngak benar, jadi lebih baik kalian tinggalkan hal-hal memalukan seperti itu.

by the way, begitu banyak sekarang wanita-wanita yang udah ngak perawan bersama dengan pacarnya yang begitu sangat melekat. Sedangkan pacar prianya begitu sangat egois untuk bermain dengan wanita-wanita lain, dan malahan pacarnya yang udah diperawanin sama dia malah ngemis2 supaya ngak diputusin. Suram banget bukan ? seakan setelah wanitanya udah ngak perawan, pacar prianya ini seenaknya aja mainin pacar wanitanya ini seperti budak seks. Pasti pemikirannya begini “ah lu udah ngak perawan, lu pasti bakal melekat terus sama gua, kita putus pun gua juga ngak rugi”, sedangkan dia bisa bermain dengan wanita-wanita lain dan kalian para wanita hanya bisa pasrah.

Belum lagi para wanita yang udah ngak perawan sulit banget mencari pria yang mau menerima aib didalam dirinya untuk dijadikannya istri. Berpacaran pun hanya digunakan untuk kenikmatan dan bukan keseriusan lagi. Sampai-sampai ia rela dihamilin sama orang lain hanya agar dia mendapat keturunan. Sedih banget sebenarnya kalau gua mau blak-blakan soal ini.

Akhir Kata :

Jadi tolonglah buat wanita mulailah mengubah pikiran kalian tentang nakal itu keren ataupun badboy itu mantep. Lalu untuk pria, cobalah mengubah sifat kalian yang rusak itu ! atau kalian cepat atau lambat, pasti bakal kena getahnya sendiri. Karena apa ? hukum karma berlaku.

Pacaran yang sensual boleh, tetapi setiap hal punya batasan dan juga pintar-pintarlah berpikir kritis didalam melakukan setiap hal, agar kalian akan selalu mengerti rencana dan dampak dari suatu hal yang kalian lakukan. Jikalau kalian ingin “melakukan” janganlah mengikuti napsu setan, tapi ikutilah logika dan kepedulian kalian, khususnya untuk pria. Karena jikalau kalian pria yang bener-bener bijak dan berjiwa besar, sepolos-polosnya wanita ataupun serela-relanya wanita, kalian akan tetap menjaga kehormatannya, karena apa ? karena kalian peduli dengan mereka untuk menghargai dan menjaga kehormatannya juga.

Advertisements

4 thoughts on “Diperawanin Pacar, Sebenarnya Dia Peduli Ngak Sih ?

    1. pintar bukan berarti harus sombong, pintar juga bukan berarti harus licik. Tetapi pintar untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik. Dari hal sederhana itu aja, kita pasti bisa mengerti.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s