Bukannya Memilih untuk Diam

Kenapa mereka diam ? kenapa mereka lebih memilih untuk diam ? kenapa meskipun mereka merupakan seorang saksi dan korban, tetapi mereka lebih memilih untuk menutup mulut mereka rapat-rapat ? apa alasannya ? disinilah saya begitu sangat penasaran dan merasakan adanya ketidakadilan.

Advertisements

Dua Bekal Masa Depan dan Dua Lingkungan yang Berbeda

Lalu bagaimana dengan anak yang mempunyai lingkungan yang keras dan juga berkekurangan ? pastinya anak tersebut susah untuk bertumbuh, dan malah ia mungkin tidak akan pernah melihat cita-citanya. Apalagi ia mendapatkan begitu banyak tanggapan yang keras dan blak-blakan dari lingkungannya, tidak ada pujian, yang ada hanyalah kritik kelemahan. Tetapi jangan salah, begitu banyak anak-anak yang juga hebat berasal dari lingkungan yang keras tersebut, dan malah, banyak anak-anak yang sering kali gagal meskipun mendapatkan lingkungan yang mendukung.

Kenapa Orang-orang Menciptakan Label Social Climber ?

Ditahun 2017 ini, akhirnya label baru muncul dan diciptakan oleh masyarakat masa kini yaitu Social Climber. Mereka menglabel orang-orang dengan label tersebut berdasarkan artinya yaitu seseorang yang mencari pengakuan sosial lebih tinggi dari kondisi status yang sebenarnya. Dan akhirnya, karena tindakan orang-orang tersebut yang seperti itu, akhirnya para masyarakat yang menggunakan label tersebut, khususnya di sosial media, lalu menglabel para pelaku tersebut dengan sebutan tadi, yaitu Social Climber. 

Mempunyai Prinsip atau Persepsi yang Berbeda Boleh, Namun Merugikan Orang Lain Jangan !

Disetiap lingkungan dan perkumpulan manusia yang sering gua datangi dan juga gua masuki, begitu banyak hal-hal yang gua dapatkan, terutama hal yang sering kali dianggap benar ataupun salah, yaitu persepsi dan prinsip. Namun, bagaimana sih cara kita untuk mengetahui bahwa prinsip dan persepsi mereka benar atau salah ? tidak mungkin kan jika setiap orang mempunyai prinsip dan persepsi yang hanya mempunyai sisi yang benar ? bagaimana dengan orang-orang yang merugikan karena orang lain ? apakah mereka tetap mempunyai prinsip yang benar ?

Jangan Menutup Diri Kita Dari Ilmu Pengetahuan Hanya Karena Agama

Didalam kehidupan gua yang begitu sangat rumit ini, sering kali gua memperhatikan sekelompok atau beberapa orang lebih mengedepankan ilmu agama-nya dibanding dengan ilmu pengetahuan. Ketika lu lebih mengedepankan ilmu agama lu yang begitu penuh dengan misteri dan tafsiran yang salah dari setiap generasi ke generasi daripada lu menerima setiap kenyataan dan realita dari ilmu pengetahuan yang begitu sangat mendukung peradaban umat manusia.